KUNINGAN (OKE)- Keterlaluan, satu kata yang pas untuk menggambarkan ulah pelaku pencuri komponen dan lampu PJU. Disaat pemerintah berjuang keras mengalokasikan anggaran agar jalan hingga pelosok terang menderang ini malah dicuri.
Mengenai informasi komponen dan lampu PJU disampaikan oleh Kabid Prasana dan Perparkiran Dishub Kuningan Khadafi Mufti MSi pada Jumat (4/4/2205) dini hari.
Menurutnya, komponen dan lampu PJU yang dicuri itu terjadi di ruas Jalan Desa Purwasari hingga perbatasan Desa Pakembangan Kecamatan Garawangi.
"Perlu diketahui oleh masyarakat luas terutama yang sering melintas ke wilayah tersebut PJU sering mati di lokasi tersebut bukan karena Dishub tidak memperbaiki tapi dicuri termasuk kabelnya,' ujar Khadafi menerangkan.
Ia bercerita bahwa pihaknya pada tanggal 23 Desember 2024 sudah melakukan pergantian sebanyak 18 titik PJU dan pemeliharaan instalasi kabel listrik sepanjang 1.000 meter. Perbaikan itu untuk jalur mulai jembatan Purwasari sampai dengan perbatasan Desa Pakembangan.
Namun kata Khadafi saat malam hari tanggal 24 Desember 2024 ternyata ada komponen PJU berupa photo cell , magnetic hilang. Diduga kuat dicuri.
Pada saat itu sekalian patroli dalam rangka persiapan pengecekan PJU area rawan.
"Kami pada saat itu langsung melakukan pergantian komponen karena kasihan warga atau pengguna jalan," tandasnya.
Kurang dari sebulan atau tepatnya Senin tanggal 20 Januari 2025 pukul 13.00 WIB dilakukan pengecekan kembali Jalur Purwasari-Pakembangan. Kala itu sekalian lewat karena ada permohonan perbaikan PJU dari Desa Mungkaldatar dan Cipedes Kecamatan Ciniru.
"Ternyata kami mendapatkan kabel jaringan instalasi penyambung listrik sepanjang kurang lebih 400 meter dan 4 buah lampu raih dari tiang PJU. Diduga kuat dicuri," ucapnya.
Masalah ini kata mantan Kepala UPT Damkar Kuningan itu,sudah dilaporkan kepada pihak berwajib setempat dan juta aparat desa setempat.
Pihaknya berharap setidaknya Pemdes ikut bertanggungjawab dalam proses pengawasan dan pemeliharaan, sehingga masayrakat bisa menerima manfaat daengan maksimal.
"Kami pun akan melakukan perbaikan kembali setelah biaya operasional pembelian untuk peralatan PJU turun dari Pemda Kuningan," ujarnya lagi.
Khadafi sendiri dengan adanya dugaan pencurian pihaknya merasa murka dan ia sekali lagi berharap warga dan aparat desa lebih peduli dan menjaga aset pemda. Jangan sampai ketika lampu padam warga "nyanyi" di medsos seolah Dishub tidak bekerja, padahal faktanya seperti itu.(rdk)
Posting Komentar untuk "Keterlaluan, Komponen dan Lampu PJU Diembat Maling, Khadafi Murka, Minta Warga dan Aparat Desa Saling Jaga Aset Pemda "