Teror Binatang Buas Berlanjut, Dua Ekor Kambing Kembali Mati, Padahal Petugas Ronda Berjaga

 

KUNINGAN (OKE)- Teror binatang buas (diduga ajag atau anjing hutan) di Kecamatan Japara kembali berlanjut. Setelah Desa Wano pada Sabtu dini hari. Giliran, ternak di desa tetangga atau Desa Cengal yang menjadi korban.

Menurut Camat Japara Iman Firmansyah, ada dua ekor kambing kembali mati usai diterkam binatang buas. Insiden itu terjadi pada Minggu (16/2/2025) pukul 02.00 WIB. Adapun lokasinya beradi di Dusun 5  RT 32 /05 Desa Cengal Kecamatan Japara

"Kambing itu milik Pa Caswa Hamzah atau kerap dipanggil Ustad Ewo. Pada saat hewan buas itu tengah menerkam kambing sempat kedengaran oleh warga dan petugas ronda sehingga langsung ke kandang dan dilihat ada dua ekor yang sudah mati," ujar mantan Camat Pancalang itu.  


Dikatakan, lokasi kandang berdekatan dengan permukiman sehingga ketika ada serangan warga mengetahuinya. Pasca kejadian kambing tersebut langsung dikubur.

"Pasca ada serangan warga langsung waspada. karena takut terjadi teror susulan. Eh ternyata ada korban lagi dan beda desa," jelas Iman.


Sebelumnya, Delapan ekor kambing milik warga di Dusun III RT 4/2 Desa Wano Kecamatan Japara mati karena diterkam oleh hewan buas yang diduga ajag (ajing hutan) . Kambing tersebut hanya dimakan bagian dalam saja setelah itu dibiarkan tergeletak.

Insinden ini membuat pemilik ternak di Desa Wano was-was dan mereka kini menjadi waspada. Insiden terjadinya hewan ternak di mangsa ajag viral di medsos setelah dibagian ke tiap grup WA.

"Iya delapan ekor. Insidennya terjadi pada Sabtu dini hari  sekitar pukul 01.00 WIB," ujar Camat Japara Iman Firmansyah ketika dikonfirmasi kuninganoke.com, Sabtu (15/2025) siang. 

Menurut Iman,  kambing yang diterkam oleh hewan buas itu milik Yoyon (60)  pekerjaan buruh tani alamat RT /RW 4/2 dusun 2 dengan jumlah ternak hewan 4 ekor. Lalu, Wahidin (62)  pekerjaan buruh tani alamat RT/ RW  3/2 dusun 2  dengan jumlah ternak 4 ekor  yang mati 

"Kedua pemilik ternak tersebut letak kandang  berdekatan yang berlokasi di belakang madrasah Miftahul Falah," tandasnya.

Sementara pemilik kambing dan warga mengubur ternak tersebut yang sudah mati dengan jumlah 8 ekor. Atas kejadian ini  ia mengimbau kepada pemilik kambing lainnya agar waspada terhadap serangan hewan buas.


"Kami meminta warga agar tetap waspada. Ditakutkan ada serangan susulan dari hewan buas tersebut," jelasnya.

Sekadar informasi teror hewan buas pernah terjadi di Desa Cibentang Kecamatan Kramatmulya pada Sabtu 29  Juni tahun 2023. Total ada belasan kambing mati.

Sebelumnya pada tahun 2021 satu terjadi di wilayah timur Kuningan tepatnya Desa Cihanjaro Kecamatan Karangkancana dan juga di Kecamatan Cibingbin. Pada saat itu sampai diterjunkan tim pemburu ajag.(rdk) 


Posting Komentar untuk "Teror Binatang Buas Berlanjut, Dua Ekor Kambing Kembali Mati, Padahal Petugas Ronda Berjaga "